Belajar Bahasa Jerman “Part 2: Personal Pronomen (Nominativ)”

Guten Abend, Sie kennenzulernen..

Pada postingan kali ini saya akan menjelaskan tentang Personal Pronomen. Personal Pronomen ini merupakan pembahasan wajib dan Anda harus hafalkan, karena perubahan bentuk Personal Pronomen bisa terjadi kapan saja dan disesuaikan dengan bentuk dan kasus kalimatnya.

Personal Pronomen adalah kata ganti orang yang mengacu pada diri sendiri, orang lain (yang diajak bicara), pendengar dan sesuatu seperti benda yang sedang dibicarakan.

Personal Pronomen dalam Bahasa Jerman di bedakan menjadi :
1. kasus Nominativ (Subjek)
2. kasus Akkusativ (Objek Langsung)
3. kasus Dativ (Objek Penyerta)

2fb0694ba08f493bd26a018847f6cf99

http://pinterest.com

1.Uraian tentang kata ganti orang dalam bentuk Nominativ (Subjek)

1.1 Kata ganti Orang I ( Ich-Wir ) digunakan ketika kita melakukan suatu tindakan sendirian atau dengan orang lain.

*Orang pertama tunggal (Singular)

Penjelasan : Pada kalimat “Ich heisse Shaggy (Namaku Shaggy)” menunjukkan orang pertama sebagai subjek tunggal. Maksudnya orang pertama menjelaskan namanya sendiri.

*Orang pertama jamak (Plural)

Penjelasan : Pada kalimat “Wir heissen Muller( Kami adalah keluarga Muller)” menunjukkan orang pertama sebagai subjek jamak. Maksudnya orang pertama menceritakan kepada lawan bicara bahwa dia merupakan keluarga Muller.

 

1.2 Kata ganti Orang II (du – ihr) menunjukan bahwa orang tersebut adalah lawan bicara (pendegar) sedangkan ihr menunjukan bahwa pendengar atau lawan bicara lebih dari satu (plural).

*Orang kedua tunggal (Singular)

Penjelasan :  Pada kalimat “Wie heisst du? (siapa nama Anda?)” menunjukkan orang kedua kepada subjek tunggal. Artinya orang itu menanyakan nama kepada lawan bicara yang hanya sendiri.

*Orang kedua jamak (Plural)

Penjelasan : Pada kalimat “Wie heisst Ihr? (siapa kalian semua?)” menunjukkan bahwa orang pertama mengajukan pertanyaan kepada orang kedua jamak (lebih dari satu orang)

 

1.3 Kata ganti Orang III (er/es/sie – sie) menunjukan bahwa orang tersebut adalah orang /binatang/sesuatu yang sedang dibicarakan.

*Orang ketiga tunggal (Singular)

Penjelasan : Pada kalimat ” Er heisst Robi, Sie heisst Rita. (cowok itu bernama Robi, Cewek itu bernama Rita)” Artinya orang pertama menceritakan kepada orang kedua tentang nama orang ketiga tunggal/sendiri.

*Orang ketiga jamak (Plural)

Penjelasan : Pada kalimat “Sie heissen Simpson.(mereka adalah keluarga Simpson)” artinya orang pertama menceritakan kepada orang kedua bahwa orang ketiga/jamak merupakan keluarga Simpson.

Sumber Gambar : https://syams.wordpress.com/2006/06/14/personalpronomen-kata-ganti-orang/ dan http://pinterest.com

Demikian Penjelasan Tentang Part 2: Personal Pronomen Nominativ. Semoga bermanfaat dan tunggu kelanjutannya di part 3 .. Bis nachte woche, Tschuss Aufwiedersehen.

Iklan

Belajar Bahasa Jerman ‘part 1: Das Alfabet’

Hallo Allerseit, Schön Sie kennenzulernen..’halo semua, senang berkenalan dengan anda’

Nama aku Agus Supriadi. Alasanku membuat postingan ‘Belajar Bahasa Jerman’ karena bahasa Jerman itu unik guys. Selain pelafalan-nya hampir sama dengan bahasa Indonesia, bahasa jerman juga mudah dipelajari.

Kalian tau gak. Jika menguasai bahasa Jerman memberikan banyak sekali manfaat untuk kita? Mempelajari bahasa Jerman berarti membuat diri kita melangkah lebih maju untuk mempelajari bisnis, kebudayaan, teknologi, sastra dan banyak lagi. Atau sebagai referensi bagi siswa maupun mahasiswa untuk memperdalam bahasa Jerman.

Pada part pertama ini membahas tentang Alfabet atau huruf-huruf pada bahasa Jerman. Bahasa Jerman mengenal 26 alfabet standar beserta tambahan 3 umlaut (tanda baca berupa dua titik diatas huruf vokal). Selain itu, bahasa Jerman juga mengenal eszett (ß) atau double S.

A :  dibaca seperti pada kata “agung”

B : dibaca be seperti pada kata “becak”

C : dibaca ce seperti pada kata “ceri”

D : dibaca de seperti pada kata “delman”

E : dibaca e seperti pada kata “empati”

F : dibaca ef seperti pada kata “fakir”

G : dibaca ge  seperti pada kata “genenik”

H : dibaca ha seperti pada kata “harimau”

I : dibaca I seperti pada kata “isti”

J : dibaca yot seperti pada kata “yakin”

K : dibaca ka seperti pada kata “kacang”

L : dibaca el seperti pada kata “elita”

M : dibaca em seperti pada kata “makan”

N : dibaca en seperti pada kata “nampan”

O : dibaca o seperti pada kata “orang”

P : dibaca pe seperti pada kata “Pempes”

Q : dibaca ku seperti pada kata “kualitas”

R : dibaca er seperti pada kata “rambut”

S : dibaca es atau ez seperti pada kata “zakat”

T : dibaca te seperti pada kata “tekad”

U : dibaca u seperti pada kata “umbi”

V : dibaca vau seperti pada kata “vampir”

W : dibaca we atau ve seperti pada kata “vodka”

X : dibaca ix seperti pada kata “faksmili”

Y : dibaca ypsilon seperti pada kata “yen”

Z : dibaca cet seperti pada kata “cacar”

+Huruf-huruf Umlaut:

Ä : dibaca e seperti pada kata “ekor”

Ö : dibaca œ seperti pada kata “peuyem”

Ü : dibaca iu seperti pada kata “ular(dengan penekanan pada u)”

ß : dibaca ess atau double s

+Plus ada beberapa bentuk pelafalan huruf dan cara membacanya

EI/ ei : dibaca ai seperti pada kata “polizei( kepolisian) dibaca politsai”

EU/ eu : dibaca oi seperti pada kata “Deutsch(bahasa jerman) dibaca doitsh”

IE/ ie : dibaca I panjang seperti pada kata “fieber (demam) dibaca fiiber”

ÄU/ au : dibaca oi seperti pada kata “läufer (pelari) dibaca loifer”

AU/ au : dibaca au seperti pada kata “bau”

CK/ ck : dibaca k seperti pada kata “backe (pipi) dibaca bake”

CH/ ch : dibaca kh atau ç seperti pada kata “ich (saya) dibaca ikh”

IG/ ig : dibaca ikh seperti pada kata “billig (murah) dibaca billikh”

J / j : dibaca y seperti pada kata “junge (anak kecil cowok) dibaca yunge”

n : bila diikuti konsonan k maka dibaca ng seperti “danke (terima kasih) dibaca dangke”

s : bila diikuti huruf vokal maka dibaca z ” sonne (matahari) dibaca zonne”

Sch : dibaca sh atau sy seperti pada kata “syantik”

Z : dibaca ts seperti pada kata ” zug (kereta api) dibaca tsuk”

Demikian part 1, tunggu part 2 nya ya.. Danke, tschuß aufwiedersehen ‘terima kasih, sampai jumpa lagi’ 🙂